Monday, February 14, 2011

Basic microcontroller : 4x7 segment

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Mari kita lanjutkan materi 7 segment dengan menambahkan 3 buah komponen yang sama. Seperti prinsip penyalaan dot matrix, agar tidak boros port, kita gabungkan semua pin data keempat 7 segment (pin a - dp). Pin common, kita gunakan sebagai pin "enable" untuk masing-masing digit. Agar semua 7segment terlihat menyala bersamaan, kita lakukan scanning dengan mengaktifkan keempat enable secara bergantian dengan timing yang cepat.

Rangkaian yang digunakan (ini tampilan setelah di run) adalah seperti ini (masih menggunakan 7segment CC) :

Sunday, February 13, 2011

Basic microcontroller : 7 segment

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Nah, setelah kita belajar pemrograman mikrokontroller untuk menyalakan LED, sekarang kita beranjak ke pemrograman Sevent Segment. Seven Segment display merupakan bentuk perangkat display elektronik untuk menampilkan angka desimal yang merupakan alternatif untuk menampilkan dot-matrix yang lebih kompleks. Komponen 7 segmen banyak digunakan dalam jam digital, meter elektronik, dan perangkat elektronik lainnya untuk menampilkan informasi numerik. Selain berbentuk angka desimal dari 0-9, 7 segmen juga bisa menampilkan beberapa huruf. Huruf yang sering digunakan adalah huruf A-F untuk menampilkan bilangan heksa desimal.

Saturday, February 12, 2011

Basic mikrokontroller : LED

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Hmm...jadi ingat dulu pas pertama kali belajar mikrokontroller. Banyak orang bilang belajar mikrokontroller itu mudah, tapi kok saya nggak ngerti-ngerti yah. Yap, pertama kali belajar adalah membuat program untuk menyalakan LED, itu pun pake bahasa Assembler. Wah emang sih berkali-kali error, tapi karena saking penasarannya ama "chip yang bisa di program", sesusah apapun tetep saya kejar. Walhasil, Alhamdulillah LED bisa menyala sesuai keinginan saya, dan nyalanya bisa saya variasi sesuka hati. Dalam hati, dengan amat teramat senang, saya bilang, "Selamat..kamu sudah bisa menggunakan mikrokontroler.." he he he he . . .

Wednesday, February 9, 2011

Belajar LCD dengan AVR GCC

Bismillahirrohmaaanirrohiim..
Posting ini untuk menjawab request dari mas Haleem pada posting Tentang LCD. Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas sharing ilmunya dari mas Dhani di blog nya. Mari kita coba memrogram LCD 16x2 dengan menggunakan AVR GCC. Sebelumnya harap install dulu AVR Studio 4 dan WinAVR. Kita masih menggunakan rangkaian LCD pada posting sebelumnya tapi beda listing programnya..

Tuesday, February 1, 2011

Membuat Sistem Minimum AVR 40pin (Sangat) Sederhana

Bismillahirrohmanirrohiim..

Membuat sistem minimum merupakan salah satu hal penting dalam perancangan rangkaian mikrokontroller. Sistem minimum merupakan syarat minimal untuk rangkaian mikrokontroler agar chip dapat bekerja dengan baik pada operasi standar. Di sini akan saya share bagaimana cara membuat sistem ini (kompatibel untuk AVR ATMEGA8535/16/32).

Dasar Dot Matrix (3) - 8x8 -


Bismillahirrohmanirrohim..

Posting ini untuk menjawab pertanyaan mas Edmon Farwistia pada posting Dasar Dot Matrix (2) ( Terimakasih atas komentarnya.. :D ). Berikut penjelasannya..Kalo yang komponen digunakan dot matrix 8x8, cukup kita modifikasi programnya aja di bagian ini


Thursday, January 27, 2011

Komunikasi Mikrokontroler ke Serial Komputer (2)

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Nah setelah kita coba men-simulasi-kan komunikasi serial mengirimkan data berupa variabel dan data string, sekarang mari kita coba untuk komunikasi sebaliknya, yakni mengirimkan data dari komputer ke mikrokontroller. kita masih gunakan rangkaian  pada posting sebelumnya, cuma kita tambahkan satu komponen lagi, yakni LCD 2x16 ke portA..
jadinya seperti ini:

Komunikasi Mikrokontroler ke Serial Komputer (1)

Bismillaahirrohmaanirrohiim...
Komunikasi serial dari mikrokontroller ke komputer, atau dari komputer ke mikrokontroller merupakan salah satu aplikasi yang sering digunakan saat ini. Dari wikipedia  teori komunikasi serial dapat dijelaskan sebagai berikut. Komunikasi serial adalah salah satu metode komunikasi data di mana hanya satu bit data yang dikirimkan melalui seuntai kabel pada suatu waktu tertentu.Pada dasarnya komunikasi serial adalah kasus khusus komunikasi paralel dengan nilai n = 1, atau dengan kata lain adalah suatu bentuk komunikasi paralel dengan jumlah kabel hanya satu dan hanya mengirimkan satu bit data secara simultan. Hal ini dapat disandingkan dengan komunikasi paralel yang sesungguhnya di mana n-bit data dikirimkan bersamaan, dengan nilai umumnya 8 ≤ n ≤ 128. Untuk komunikasi serial tersinkron, lebar pita setara dengan frekuensi jalur. Pada komputer pribadi, komunikasi serial digunakan misalnya pada standar komunikasi RS-232 yang menghubungkan periferal eksternal seperti modem dengan komputer. RS-232 adalah standar komunikasi serial yang didefinisikan sebagai antarmuka antara perangkat terminal data (data terminal equipment atau DTE) dan perangkat komunikasi data (data communications equipment atau DCE) menggunakan pertukaran data biner secara serial. Di dalam definisi tersebut, DTE adalah perangkat komputer dan DCE sebagai modem walaupun pada kenyataannya tidak semua produk antarmuka adalah DCE yang sesungguhnya. Standar RS-232 mendefinisikan kecepatan 256 kbps atau lebih rendah dengan jarak kurang dari 15 meter, namun belakangan ini sering ditemukan jalur kecepatan tinggi pada komputer pribadi dan dengan kabel berkualitas tinggi, jarak maksimum juga ditingkatkan secara signifikan. Dengan susunan pin khusus yang disebut null modem cable, standar RS-232 dapat juga digunakan untuk komunikasi data antara dua komputer secara langsung.